Selamat Datang dan Selamat Membaca!! MASA DEPAN KEPENDUDUKAN: penduduk
Tampilkan postingan dengan label penduduk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penduduk. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Juni 2014

Oleh Ulul Albab
Pertumbuhan penduduk di Indonesia yang sangat cepat dan tinggi sangat mengkhawatirkan/mengganggu keberlangsungan keseimbangan lingkungan dan beragam makhluk hidup yang tinggal bersama manusia. Hal ini juga akan memunculkan banyak masalah lain yang bersangkutan dengan keberlangsungan kehidupan manusia. Mulai dari kriminalitas, langkanya bahan makan, dan sulitnya mencari pekerjaan.
Maka dari itu, saya akan menyampaikan berbagai cara tidak hanya program KB pada tulisan ini guna menekan laju pertumbuhan penduduk, yaitu:
1. Pemerintah mendorong terjadinya penundaan usia pernikahan (PUP)
Penundaan ini diharapkan bisa mengurangi laju pertumbuhan penduduk karena jumlah pernikahan usia dini berkurang. Untuk PUP ini bagi laki-laki berusia 25 tahun dengan harapan sudah bekerja mapan sehingga bisa mencukupi kebutuhan keluarganya dan untuk perempuan berusia 20 tahun dengan harapan sudah selesai proses pendidikannya.

2. Melakukan edukasi keluarga kecil berkualitas
Keluarga kecil berkualitas adalah keluarga yang mampu mencukupi kebutuhannya dan bisa memperhatikan pendidikan para anak-anaknya dengan baik. Keluarga kecil di sini yang dimaksud tidak harus mempunyai 2 anak, bisa saja mempunyai 3, 4, 5, atau lebih yang terpenting keluarga tersebut bisa mencukupi kebutuhannya dan memperhatikan pendidikan bagi anak-anaknya. Edukasi ini bisa dilakukan melalui :

  • Pembuatan film/sinetron tentang keluarga yang berkualitas, contoh seperti sinetron ‘Keluarga Cemara’
  • Melalui berbagai artikel di internet
  • Melalui kegiatan pendidikan
  • Melalui sosialisasi kepada warga


3. Mendorong perempuan untuk bekerja
Jika perempuan bekerja maka tidak mungkin perempuan akan melahirkan anak setiap tahun karena pasti tidak diijinkan oleh tempat kerjanya. Dengan hal itu diharapkan terjadi penurunan laju pertumbuhan karena pasangan suami istri melakukan pengaturan jarak kelahiran anaknya.

4. Mendorong perempuan untuk bersekolah yang bagus
Dengan pendidikan yang bagus diharapkan, perempuan dapat mengatur jarak kelahiran.

5. Pemberian ASI selama 2 tahun ( ASI ekslusif 6 bulan dilanjutkan ASI 2 tahun)
Dengan pemberian ASI yang dilanjutkan selama 2 tahun, maka diharapkan akan terjadi KB alami.

Sabtu, 21 Juni 2014

Oleh Ulul Albab
Penduduk dikatakan tumbuh seimbang manakala terjadi zero population growth (ZPG) alias pertumbuhan penduduk yang nol, artinya penduduk tak bertumbuh. Orang ada yang bilang, penduduk tak bertumbuh/bertambah jika di negara tersebut jumlah penduduk yang meninggal sama dengan jumlah penduduk yang lahir, serta warga yang migrasi keluar negeri sama banyaknya dengan penduduk yang menjadi warga baru di negeri ini.
Kalau kita lihat kondisi saat ini, bangsa Indonesia berjumlah sekitar 237 juta jiwa. Maka bila berharap penduduk tak bertumbuh sekian tahun lagi penduduk Indonesia tetap sejumlah itu. Tapi mungkinkah demikian? Bila kenyataannya terus bertumbuh, apa dampak pertambahan penduduk bagi kesejahteraan sosial? Oke Simak terus blog ini ya sobat!